Cabai

in hive-160196 •  2 months ago 

Tanaman cabai merupakan salah satu komoditas hortikultura yang strategis memiliki harga jual yang tinggi dan kandungan gizi yang berguna bagi kesehatan. Manfaat tanaman cabai selain sebagai bumbu dapur juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku sambal dan dapat diproses menjadi bubuk kering serta sebahai bahan obat.

Langkah – Langkah dalam Budidaya Tanaman Cabai, sebagai berikut :

I. Pembibitan

Teknik Pembibitan
Persemaian dibuat dalam bedengan rak yang diberi naungan plastik transparan.
Lakukan pembuatan media semai dengan bahan :
2 ember tanah + 1 ember pupul kendang + 15o gram NPK atau SP 36 + 75 gram karbofuran , semua bahan dicampur dan lalu diayak , menghasilkan 300-400 polybag.

Benih ditanam dalam polybag/plastik semai yang berukuran 4 x 6 cm, lalu dibuat lubang semai 0,5 cm dan ditutup tanah yang halus. Selain polybag dapat menggunakan tray.
Setelah berumur 17 – 21 hari dapat dipindahkan ke lapangan


II. Persiapan Lahan

  • Sebelum olah tanah lakukan pengukuran keasaman (pH) dan berikan kapur sesuai dosis yaitu 4-5 ton/ha.
  • Bajak dengan menggunakan tractor/cangkul dengan kedalaman 30-40 cm dan bersihkan gulma-gulma.
  • Taburkan pupuk kendang sebanyak 20-30 ton/ha.
  • Buatlah bedengan dengan lebar 110-120 cm, tinggi 30-40 cm, dan jarak antar bedeng 60-70 cm.
  • Sedangkan Panjang bedeng disesuaikan dengan Panjang lahan.
  • Berikan pupuk dasar Urea/ZA 500, SP-36 300, KCL 200, lalu tabur per meter ± 100 gram diaduk rata.
  • Buatlah jarak antar tanaman pada musim hujan 60 x 70 cm dan pada muim kemarau 60 x 60 cm.
  • Lakukan pemasangan mulsa (plastik) saat terik matahari dengan menarik kuat dengan tujuan supaya permukaan mulsa rapi dan tidak kendur
  • Bedengan dengan Panjang 12 meter membutuhkan mulsa sepanjang 11,5 meter.

III. Penanaman

  • Lakukan penanaman pada pagi dan sore hari
    Sehari sebelumnya sebaiknya lahan dialiri bersamaan dengan pembuatan lubang tanam pada mulsa (plastik).
  • Lakukan hati-hati melepaskan polybag tanpa merusak akar, kemudian langsung ditanam dan siram secukupnya.
  • Bila akar terlihat, segera tutup dengan tanah.
    Jangan ada rongga antara tanah dengan plastik mulsa.

Pemasangan Ajir/Lanjaran :

  • Tinggi ajir 1,5-1,75 meter, tergantung tipe tanaman cabai
  • Pemasangan ajir maksimal 21 haru setelah tanam
  • Pengikatan dengan membentuk huruf 8

IMG_20220328_074034.jpg


Lahan tertutup (Screen House) dan terbuka :
Penggunaan Screen House sangat diajurkan, karena :

  • Dapat mengurangi biaya produksi
  • Menekan pertumbuhan hama penyakit pengganggu
  • Menghemat penggunaan air
  • Meningkatkan produksi
  • Dapat ditanam sepanjang tahun.

Pemupukan :
Pupuk susulan diberikan 2 minggu setelah tanam, dengan dikocorkan dapat menggunakan pupul NPK ½ gelas diencerkan dengan air 1 ember (10 liter) untuk pemupukan 40 tanaman.
Pemupukan diulangi tiap 10-14 hari sekali, tergantung kondisi tanaman. Semakin subur semakin lama intervalnya. Umur 50-65 hari dan 115 hari diberi pupuk susulan granular (sebar) sebanyak 1 sendok/lubang.

Pengendalian Hama dan Penyakit :

  • Jaga kebersihan lahan
  • Lakukan monitoring dengan tujuan mengamati perkembangan hama dan penyakit secara rutin
  • Lakukan Tindakan segera setelah tanaman teridentifikasi terserang
  • Gunakan pestisida yang tepat waktu, sasaran, cara dan dosis
  • Amati dan ulangi penyemprotan
  • Eradikasi (buang) tanaman/bagian tanaman sakit

Reference 1.


Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!