Anak sibuk dengan mainannya

in hive-160196 •  last month 
Balita cenderung menempel pada ibu atau orang yang dekat dengannya. Tentu saja hal ini menyita banyak waktu. Rasanya tidak tega saat anak memegangi tangan kita atau bergelayut di kaki ketika kita akan bekerja.

IMG20220522101509.jpg


Apalagi saat ini sedang diterapkan kebijakan bekerja dari rumah. Tentunya bagi ayah dan ibu yang bekerja hal ini akan sangat sulit, terutama jika pengasuh tak bisa terus mengawasi.

Penting untuk melatih si kecil lebih mandiri. Terutama di masa-masa seperti sekarang. Buatlah anak sibuk sendiri dengan permainannya. Lama-kelamaan, ia akan menikmati momen bermain sendiri.

Pamit kepada anak ketika kita akan meninggalkan mereka selama beberapa menit (katakanlah, untuk mencuci piring), tetapi jangan pergi terlalu jauh, dan pastikan kita kembali ketika menyelesaikannya.


IMG20220522101458.jpg


Seiring berjalannya waktu, cara itu akan membiasakan untuk bermain tanpa ditemani orangtuanya. Jangan pernah sekalipun orangtua menyelinap pergi Ketika anak tidak melihatnya atau tanpa pamit, karena hanya akan membuat mereka khawatir dan hanya meningkatkan permintaan anak akan perhatian orangtuanya.

Maka dari itulah, coba batasi mainan balita hingga tidak terlalu banyak jumlahnya. Tidak harus membuang mainannya, sembunyikan saja sampai ia bosan dengan mainan yang ada. Dengan begitu ia tidak akan mudah merasa bosan, dan sangat antusias ketika kita berikan mainan lainnya. Dengan begitu anak dapat fokus bermain dengan mainan ‘baru’ yang kita berikan.

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
Please check my new project, STEEM.NFT. Thank you!
default.jpg