The Diary Game -- Betterlife (23092021)||Giat Vaksin go to school (Lanjutan)

in hive-103393 •  4 months ago  (edited)
50% reward dari postingan ini akan disumbangkan untuk akun @steem.amal

Hai sahabat stemian dimanapun kalian berada semoga tetap sehat dan selalu bahagia

Pagi kamis yang sangat indah ini seperti biasanya, rutinitas yang ku lakukan mulai dari subuh hari hingga menyiapkan sarapan dan mengantar si bungsu ke sekolah. Jadwal mengajar di pagi hari ini membuatku agak tergesa agar tidak terlambat. Pak suami yang biasanya mengantar si bungsu sedang bertugas ke luar daerah. Pukul 07.45 aku tiba di sekolah dan segera masuk ke ruang kelas. Setelah beberapa menit dikelas, dari pengeras suara di lapangan terdengar bahwa ada beberapa kelas yang di panggil untuk melakukan vaksin.

Siswa berhamburan keluar kelas dan duduk di kursi yang telah disediakan. Aku juga ikut mendampingi siswa yang akan di vaksin bersama beberapa teman guru lainnya. Sebelum vaksin di lakukan, petugas puskesmas memberikan arahan agar seluruh peserta vaksin paham dan tidak ketakutan. Vaksin go to school ini akan terus dilakukan sampai batas waktu 30 september 2021 seperti himbauan Sekda Aceh Bapak Taqwallah.
20210923_074845.jpgpose pagi sebelum masuk ke kelas untuk mengajar

Giat vaksin ini bertujuan untuk mengurangi dampak dari pandemi virus covid-19 yang sudah dua tahun lebih belum juga usai di bumi Indonesia. Vaksin yang di gunakan adalah sinovac yang memiliki sedikit sekali efek di tubuh. Orang yang sudah menggunakan vaksin ini hanya mengalami mual atau pusing sesaat bahkan ada yang tidak berefek sama sekali sesuai dengan kondisi dan ketahanan tubuh masing-masing. Giat vaksin ini selain dengan petugas puskesmas juga dimotori oleh kapolsek muara dua, mereka memberikan edukasi yang sangat baik dan semangat kepada siswa dan siswi.
20210923_104932.jpgKapolsek muara dua, Kacabdin wilayah Aceh, siswi dan Bapak Kepala Sekolah

Dalam hal ini semangat siswa dan siswi sangat luar biasa, terlihat dari banyaknya jumlah siswa dan siswi yang mengikuti vaksin di atas 40%. Ada sebagian yang tidak mendapat persetujuan dari orang tua, namun alasan yang di berikan tidak jelas. Banyak berita yang beredar dan tidak bertanggung jawab, sehingga terjadi asumsi dan pemahaman yang berbeda-beda di kalangan masyarakat.
20210923_105155.jpgantusias siswa mengikuti giat vaksin

Ibu dan Bapak guru juga antusias menyikapi hal ini, hingga hampir seluruh guru dan tenaga Kependidikan yang berada di sekolah kami telah di vaksin. Ada sebagian guru yang memiliki riwayat darah tinggi, diabetes dan beberapa riwayat penyakit lainnya juga telah di vaksin setelah melewati srceaning test oleh dokter yang bertugas. Tinggal 2 sampai 3 orang saja tidak bisa di vaksin karena memiliki riwayat penyakit dan kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk di vaksin. Kepala sekolah selaku motor penggerak sangat antusias dalam mengedukasi dan memberi motivasi agar program pemerintah ini berjalan sebagaimana mestinya.
20210923_113142.jpgsalah satu dewan guru sedang mengisi pendataan untuk siap di vaksin

Kegiatan vaksin selesai pada pukul 12.00, dan para petugas menikmati makan siang sebelum kembali ke tempat masing-masing. Sebelum bubar para petugas mengingatkan kembali bagi yang belum melakukan vaksin, esok hari masih ada waktu karena kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari mengingat masih ada beberapa kelas yang belum di panggil tadi karena keterbatasan waktu.

Pukul 13.00 aku bergegas pulang ke rumah dan beristirahat sejenak. Cuacana panas beberapa hari ini membuat tubuh cepat lelah karena mungkin kurang asupan air putih atau vitamin lainnya. Di usia yang sudah tidak muda lagi, ketika tubuh sudah mulai memberikan kode untuk istirahat maka harus segera istirahat agar kondisi tubuh tetap terjaga. Pukul 16.00 aku terbangun dari tidur siang yang sungguh nikmat. Usai shalat ashar, aku melihat-lihat taman kecil di depan rumah sambil membersihkan rumput yang mengganggu tanaman bunga. Aku mengganti tanah tanaman yang perlu di renovasi dan kemudian menyiramnya.

Saat pak suami kembali dari kantor azan magrib berkumandang. Suara azan begitu jelas terdengar karena rumahku sangat dekat mesjid. Setelah makan malam kami keluar sebentar menikmati malam sambil keliling kota. Si bungsu merengek minta di belikan coklat dingin kesukaannya. Aku berhenti disebuah tempat yang menjual beberapa minuman kekinian dan racikan kopi dengan berbagai tambahan rasa. Setelah pesanan selesai, kami pulang dan beristirahat untuk menghadapi hari esok dengan harapan akan lebih baik dari hari sebelumnya.
20210923_221201.jpgsalah satu gerai yang berjejer di pinggir kota dengan berbagai pilihan minuman kekinian

Demikian cerita diary ku semoga teman-teman semua tidak pernah bosan, dan terimakasih telah berkunjung ke postingan ku ini.

Terimakasih kasih kepada @anroja @ernaerningsih @radjasalman @nazarul @el-nailul @heriadi @cicisaja @firyfaiz @muzack1 dan @steemseacurator serta seluruh anggota komunitas steem SEA lainnya

Regards

@tutiaryati

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  


SELAMAT

Postingan anda telah terpilih dalam "Edisi ke #95 : 5 Postingan terpilih [25-09-2021]". Kami berharap anda terus konsisten dalam membuat karya yang berkualitas.

Salam Hangat,
Account Manager @steemseacurator

Postingan ini telah dihargai oleh @steemcurator08 dengan dukungan dari Proyek Kurasi Komunitas Steem.

Ikuti @steemitblog untuk mendapatkan info tentang Steemit dan kontes.

Anroja