Betterlife, The Diary Game Kamis 30 Desember 2021: Hujan dan Ban Bocor

in hive-103393 •  5 months ago 

Assalamualaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuhu

Halo Steemian!

Usai sholat shubuh hari ini, terdetik di pikiran saya untuk mendapat salam hangat dari hari yang cerah. Entah kenapa, pagi ini terasa agak hangat. Namun, sayangnya itu hanya dugaan saja. Nyatanya, langit mendung di bagian barat membaur harmonis dengan langit di atas atap rumah kami. Meski agak malas, saya memaksakan diri untuk menulis beberapa kalimat. Karena, siang nanti saya dan Mama akan pergi ke Lhokseumawe. Takut tidak sempat menulis apa apa sampai sore nanti jika belum kembali dari Lhokseumawe.

Setelah menulis kira kira satu paragraf, saya menunggu Mama selesai memasak. Biasanya, Mama selalu menyiapkan makanan terlebih dahulu ketika akan pergi keluar sedangkan adik adik di rumah. Kebetulan, adik laki laki bungsu saya sedang berada di rumah. Oleh karena itu, Mama menyediakan makanan yang agak banyak untuk adik perempuan dan adik bungsu saya. Saya sendiri tidak ingin sarapan pagi ini. Mungkin karena semalam saya makan sudah terlalu malam.

Perlu waktu sekitar satu jam untuk saya dan Mama mempersiapkan diri sebelum berangkat. Kurang lebih pukul 10.30, saya dan Mama pun berangkat menuju ke Lhokseumawe. Kami berdua selalunya mengambil jalan dalam supaya menghindari ramainya kendaraan di jalan raya. Tapi, karena jalan dalam hanya berlaku sampai daerah Bayu, saya dan Mama tetap berkendara di jalan raya juga sampai ke Lhokseumawe.

Saya pikir, langit hanya menghitam tanpa menetaskan air keberkahan Allah hari itu. Ternyata, saya salah lagi. Sesampainya kami di depan kampus IAIN, kaca helm saya sudah ditutupi rintikan hujan. Hujan semakin deras. Kami pun menggunakan jas hujan yang selalu Mama persiapkan di bawah jok motor. Meskipun agak basah pakaian kami berdua, Alhamdulillah, saya dan Mama selamat sampai tujuan. Tujuan kami adalah Supermarket Suzuya.

Kami berhenti di sana karena ingin membeli frozen food untuk steamboat, pesanan adik perempuan saya. Yah, pastinya kami juga melihat lihat makanan lain yang di sana, hehe. Hujan di luar ternyata masih belum reda. Padahal kami berdua lumayan lama berkeliling supermarket. Meski demikian, kami harus menerjang hujan untuk pergi ke tempat tujuan kedua.


WhatsApp Image 2021-12-30 at 21.45.13.jpeg

Tempat tujuan kedua kami adalah toko roti Bread Top. Keluarga kami bisa dikatakan penggemar roti ini. Menurut saya dan keluarga, roti mereka lembut dan enak. Bahkan roti pizzanya lebih nagih daripada pizza yang dijual di restoran pizza Lhokseumawe. Awalnya, saya ingin langsung kembali ke rumah karena tampaknya hujan belum ingin reda. Namun, Mama menyarankan untuk singgah saja di restoran bakso koko sembari menunggu hujan berhenti.


WhatsApp Image 2021-12-30 at 23.49.03.jpeg

Benar saja, hujan tak kunjung reda meskipun saya sudah menghabiskan satu mangkok bakso yang cukup banyak porsinya sampai sampai perut saya terasa begah karena terlalu kenyang. Waktu pun sudah menunjukkan pukul 13.20. Setelah membujuk Mama, kami berdua pun pulang dalam hujan. Di jalan sebelum kampus IAIN, saya sempatkan berhenti di SPBU. Kejadian yang tak disangka terjadi, ban belakang motor saya pecah. Mama pun cemas, hujan semakin deras dan ban motor pecah. Pada akhirnya, kami pergi mencari bengkel. Tapi, bengkel yang kami temukan tidak lengkap. Mereka tidak bisa mengganti ban bocor. Jadi, mereka hanya mempompanya saja.


WhatsApp Image 2021-12-30 at 23.49.11.jpeg

Saya mengendarai motor saya sangat pelan khawatir motor saya akan tambah bermasalah. Tidak terasa, kami akhirnya sampai di Bayu. Melihat ban masih terisi udara, kami memutuskan untuk kembali ke rumah saja sebab kami berdua belum sholat dhuhur. Alhamdulillah, kami pulang dengan selamat. Setelah sholat dhuhur, saya dan Mama menunaikan sholat dhuhur dan tidur siang karena kelelahan.

Sore harinya, setelah sholat ashar, saya masih tidak ingin melakukan apa apa. Apalagi hujan masih saja turun walaupun rintik rintik. Maka daripada itu, sepanjang sore saya hanya bergoleran di atas tempat tidur ditemani kucing kucing yang sedang mendengkur. Tak terasa, adzan maghrib pun terdengar dari balik jendela memanggil kami para muslimin untuk beribadah.


Begitulah cerita saya untuk hari ini teman teman semua! Terimakasih sudah membaca blog saya!

Instagram: @ozzarm
YouTube: Goore Oja

Thanks to:
@anroja
@radjasalman
@ernaerningsih
@heriadi
@firyfaiz
@steemcurator08
@steem.sea


Regards,

@ozzarm

About me

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Postingan ini telah dihargai oleh akun kurasi @steemcurator08 dengan dukungan dari Proyek Kurasi Komunitas Steem.

Selalu ikuti @steemitblog untuk mendapatkan info terbaru.

@ernaerningsih.